WORKSHOP FORMATOR SKOLASTIKAT OMI

Oleh: Rm. Antonius Widiatmoko, OMI

Rm. Cornelius Ngoka, OMI (Asisten Jenderal untuk Formasi OMI)

Formasi OMI adalah formasi untuk misi. Artinya, pembinaan OMI diselenggarakan dengan tujuan utama yaitu mendidik kaum muda (formandi) menjadi misionaris yang handal bagi pewartaan Injil. Menjaga kualitas formasi ini sangat penting karena formasi pada akhirnya menentukan wajah Gereja dan menjamin efektivitas kesaksiannya. Untuk mencapai maksud tersebut, formasi OMI ini dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan. Kurang lebih diperlukan waktu 10 tahun untuk melahirkan seorang misionaris muda, baik sebagai seorang imam maupun seorang bruder.

Sebagian peserta yang hadir secara offline di Roma-Italia

Dalam dunia formasi, para formator memegang peranan strategis karena mereka inilah yang mendampingi proses pembinaan para misionaris muda. Kongregasi OMI sadar bahwa para formator ini juga harus terus-menerus disegarkan kapasitas dirinya. Oleh karena itu, Kongregasi mengagendakan program-program pembekalan untuk para formator menurut level tanggungjawabnya masing-masing. 

Pada tahun 2021 ini, diselenggarakan workshop bagi para formator Skolastikat (sesudah novisiat) di Roma, Italia, mulai tanggal 05-31 Juli 2021. Rencana semula program ini diagendakan untuk tahun 2020 di Aix en Provence, Perancis. Namun karena situasi pandemi, maka pelaksanaannya ditunda dan tempatnya juga dipindahkan. 

Rm. Aloysius Wahyu Nugroho, OMI

Workshop diikuti oleh 31 partisipan yang berasal dari beberapa negara seperti: Indonesia, Pakistan, Srilanka, India, Bangladesh, Filipina, Vietnam, Australia, Mexico, Cruz del Sur, Brazil, Haiti, Congo, Kamerun, Mediterania, Polandia, Afrika Selatan dan Amerika. Pelaksanaannya secara hibrid, offline dan zoom online. Suatu tantangan tersendiri bagi panitia penyelenggara tentunya. Dari Indonesia, yang diutus untuk mengikuti workshop ini Rm. Antonius Widiatmoko, OMI (rektor skolastikat) dan Rm. Aloysius Wahyu Nugroho, OMI (direktur yuniorat).