TRIENNIUM SKOLASTIK OMI WdM

Syukur atas pembaruan kaul para frater dan Bruder OMI serta pembukaan TRIENNIUM (3 tahun) menyongsong Pancawindu HUT Seminari Tinggi OMI Wisma de Mazenod Jogjakarta. Pancawindu HUT Seminari Tinggi Omi akan dirayakan tanggal 29 Juli 2022. Selama TRIENNIUM, tema yang direnungkan adalah sebagaimana wasiat pendiri OMI St Eugenius de Mazenod: “Jadikanlah mereka manusiawi, kemudian kristiani, dan akhirnya suci. Tahun pertama adalah menjadi semakin manusiawi. Tahun kedua adalah menjadi semakin kristiani, dan tahun ketiga menjadi semakin suci. Kerangka tema tersebut diletakkan dalam konteks pendidikan OMI yang diterangi oleh dokumen Gereja ANGGUR BARU DALAM KANTONG KULIT BARU. Pendidikan OMI ingin mempersiapkan para frater dan Bruder menjadi kantong kulit anggur yang baru yang mampu memberikan kesaksian akan Kristus (anggur baru) secara kreatif (fleksibilitas mengikuti perkembangan jaman) sekaligus tetap setia (berpegang teguh pada ajaran Kristus dan GerejaNya). Tujuan akhir dari tema tersebut adalah supaya menjadi komunitas semakin berbelas kasih sehingga makin MELAYANI YANG TAK TERLAYANI. Semoga Triennium ini menjadi kesempatan kami untuk melakukan pertobatan terus menerus sehingga kesaksian kami menjadi semakin efektif di tengah dunia.
Sebagaimana arahan Provinsial, kegiatan Triennium WDM ini sekaligus juga akan menjadi kesempatan bagi setiap rumah formasi (yuniorat, pranovisiat, dan novisiat) untuk ikut dalam gerakan pembaruan dan pertobatan diri menuju pribadi/komunitas yang makin berbelaskasih (melayani yg tak terlayani).

Para frater yang mengikrarkan pembaruan kaul

Syukur atas pembaruan kaul para frater dan Bruder OMI serta pembukaan TRIENNIUM (3 tahun) menyongsong Pancawindu HUT Seminari Tinggi OMI Wisma de Mazenod Jogjakarta. Pancawindu HUT Seminari Tinggi Omi akan dirayakan tanggal 29 Juli 2022. Selama TRIENNIUM, tema yang direnungkan adalah sebagaimana wasiat pendiri OMI St Eugenius de Mazenod: “Jadikanlah mereka manusiawi, kemudian kristiani, dan akhirnya suci. Tahun pertama adalah menjadi semakin manusiawi. Tahun kedua adalah menjadi semakin kristiani, dan tahun ketiga menjadi semakin suci. Kerangka tema tersebut diletakkan dalam konteks pendidikan OMI yang diterangi oleh dokumen Gereja ANGGUR BARU DALAM KANTONG KULIT BARU. Pendidikan OMI ingin mempersiapkan para frater dan Bruder menjadi kantong kulit anggur yang baru yang mampu memberikan kesaksian akan Kristus (anggur baru) secara kreatif (fleksibilitas mengikuti perkembangan jaman) sekaligus tetap setia (berpegang teguh pada ajaran Kristus dan GerejaNya). Tujuan akhir dari tema tersebut adalah supaya menjadi komunitas semakin berbelas kasih sehingga makin MELAYANI YANG TAK TERLAYANI. Semoga Triennium ini menjadi kesempatan kami untuk melakukan pertobatan terus menerus sehingga kesaksian kami menjadi semakin efektif di tengah dunia.
Sebagaimana arahan Provinsial, kegiatan Triennium WDM ini sekaligus juga akan menjadi kesempatan bagi setiap rumah formasi (yuniorat, pranovisiat, dan novisiat) untuk ikut dalam gerakan pembaruan dan pertobatan diri menuju pribadi/komunitas yang makin berbelaskasih (melayani yg tak terlayani).

Panitia Triennium WDM yang terdiri dari para OMI Muda (frater dan bruder) akan menyelenggarakan bahan-bahan refleksi (animasi) untuk dipakai oleh setiap rumah formasi. Selain itu juga dilaksanakan program-program lainnya yg akan melibatkan SASEM, PPDM, Samuel Eli, dll.

Tema Triennium “Jadikanlah mereka manusiawi, kristiani, dan akhirnya suci” itu akan dikelola sbb:

  • Tahun pertama (2019-2020) merefleksikan tema “Jadikanlah mereka manusiawi”.
  • Tahun kedua (2020-2021) “Jadikanlah mereka kristiani.
  • Tahun ketiga (2021-2022) “Jadikanlah mereka suci”.

(Penulis: Pastor Aloysisus Wahyu Nugroho, OMI, Direktur Panggilan OMI/Dokumentasi: Istimewa)