Salah satu hal penting yang ditekankan oleh St. Eugenius de Mazenod (Bapa Pendiri Kongregasi OMI) dalam bagian Prakata adalah bahwa “tujuan pokok dari serikat adalah melaksanakan karya misi”. Kharisma OMI adalah evangelisasi / pewartaan Injil kepada kaum miskin. OMI bukanlah misionaris semata-mata ataupun religius semata-mata. OMI adalah sekaligus Religius Apostolik.

Rm. Paulinus Maryanto, OMI (33 thn) seorang imam muda yang bersemangat kerasulan tinggi baru-baru ini mendapatkan perutusan baru dari Provinsial OMI Indonesia untuk melayani Paroki Pulau Sapi, Keuskupan Tanjungselor, Kalimantan Utara.

Sebelumnya, Rm. Maryanto berkarya sebagai Pastor Rekan Paroki Dahor, Balikpapan. Beliau melayani Paroki Dahor selama 3 tahun 10 bulan (sejak Maret 2017). Dahor adalah pengalaman paroki pertamanya sebagai seorang imam. Dalam usia imamat yang masih tergolong muda ini, Rm. Maryanto sekarang menerima kepercayaan yang jauh lebih besar, yakni menjadi Pastor Kepala Paroki Pulau Sapi, Keuskupan Tanjungselor, Kalimantan Utara. Menurut berita, rencana pelantikan serah terima jabatan pelayanan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2021, dari Rm. FX. Sudirman, OMI kepada Rm. Paulinus Maryanto, OMI.

Saat Komsos Skolastikat OMI Indonesia bertanya seputar perasaan meninggalkan paroki Dahor menuju paroki Pulau Sapi, beliau menjawab perasaannya nano-nano alias campur aduk. Terkait paroki Dahor, beliau merasa sedih karena berpisah, namun terutama adalah rasa syukur karena pengalaman bersama umat Paroki Dahor memberikan banyak bekal yang akan dapat mendukung pelayanannya berikut.

Menyambut perutusannya yang baru sebagai Pastor Kepala Paroki Pulau Sapi, beliau mengatakan merasa tertantang untuk dapat menyelesaikan misi baru ini dengan sebaik-baiknya. “Saya ingin menyelami lebih dalam misi pedalaman. Situasinya pasti akan jauh berbeda dengan paroki Dahor yang notabene kota berkecukupan, pastinya akan berbeda dengan paroki pedalaman Kalimantan. Saya percaya Tuhan akan mencukupkan segala sesuatu dengan baik.”

Apa harapan untuk para Oblat muda, untuk para frater dan bruder yang masih dalam masa pembinaan? Tetap semangat, setialah menjalani panggilan !! Demikian ungkap beliau.

“Selamat menjalani perutusan baru Romo. Kami semua mendukung Romo dengan doa dan cinta. Kami tunggu cerita misinya”.

(Komsos Skolastikat OMI)