“Oase”

Refleksi Pengalaman Probasi Kerja Oleh: Felix Opi Efaluvion (Sedang menjalani formasi sebagai Pra-Novis OMI di Pranovisiat Beato Joseph Cebula, Yogyakarta) Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Ada benarnya juga lirik lagu tersebut, ku mulai dapat merasakan artinya setelah menjalani masa probasi kerja . Tak pernah terbayangkan dalam benakku bila

BERSAHABAT DENGAN KAMBING

Paus ajak setiap orang untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan lewat ensiklik ‘Laudato Si’. Itu sebabnya edukasi tentang lingkungan menjadi unsur penting dalam pendidikan calon imam Katolik. Dukungan Gereja terhadap pelestarian lingkungan digaungkan oleh Paus Fransiskus. Lewat ensiklik Laudato Si’, Paus mengajak setiap orang untuk mengambil tindakan sederhana. Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI), salah satu tarekat

KOMUNIKASI DENGAN ALLAH

Sebuah refleksi mengenai model teologi sakramen dewasa ini “Komunikasi adalah salah satu model pendekatan untuk memahami teologi sakramen di zaman ini…” Manusia dan Komunikasi Berbicara mengenai komunikasi, hal pertama yang ada dalam pikiranku adalah suatu proses pemberian dan penangkapan informasi yang dilakukan oleh minimal dua orang. Tentu saja aku telah belajar berkomunikasi sejak umurku masih

DONOR DARAH WUJUD PEMBERIAN DIRI

“Semangat merasul kita ditopang oleh pemberian seluruh hidup melalui Oblatio, sebuah persembahan diri yang terus-menerus diperbaharui dalam tuntutan-tuntutan perutusan kita.” Konstitusi OMI no. 2 Untuk ke-5 kalinya selama masa pandemi covid-19 , komunitas Seminari Tinggi OMI melaksanakan donor darah. Para petugas Palang Merah Indonesia (PMI) datang ke Seminari. Beberapa waktu yang lalu ditandatangani Perjanjian Kerjasama

MENDIDIK SECARA KATOLIK

Pendidikan menjadi sebuah aspek penting dalam kehidupan umat manusia. Tidak dapat dipungkiri bahwa semua manusia pasti ingin memperoleh pendidikan yang berkualitas. Driyarkara mendefinisikan pendidikan sebagai suatu usaha dalam memanusiakan manusia muda atau dengan istilah lain mengangkat manusia muda ke skala yang insani. Pendidikan seharusnya menjadi sarana untuk memanusiakan manusia dan bukan membentuk mereka menjadi entitas