SURAT PASTOR JENDERAL OMI PADA HUT 195 PENGESAHAN KONSTITUSI DAN ATURAN KONGREGASI

Paus Leo XII secara resmi menyetujui Konstitusi dan Aturan kita pada tanggal 17 Februari 1826. Sampai hari ini, Konstitusi dan Aturan kita telah direvisi dan diadaptasi selama 195 tahun; dan tetap menjadi “sarana istimewa bagi setiap Oblat untuk mengikuti jejak Yesus Kristus” (Konst.163). Kata Pengantar Konstitusi dan Aturan mengungkapkan visi yang berkobar di dalam hati

MENYAMBUT MISI BARU

Salah satu hal penting yang ditekankan oleh St. Eugenius de Mazenod (Bapa Pendiri Kongregasi OMI) dalam bagian Prakata adalah bahwa “tujuan pokok dari serikat adalah melaksanakan karya misi”. Kharisma OMI adalah evangelisasi / pewartaan Injil kepada kaum miskin. OMI bukanlah misionaris semata-mata ataupun religius semata-mata. OMI adalah sekaligus Religius Apostolik. Rm. Paulinus Maryanto, OMI (33

TAHUN BARU : MERAYAKAN HARAPAN, MELANGKAH KE PEMBARUAN

Penulis : Rm. Antonius Widiatmoko, OMI / Rektor Seminari Tinggi OMI – Yogyakarta Bagi kebanyakan orang, peristiwa Malam Tahun Baru merupakan peristiwa yang istimewa. Biasanya lalu dirayakan dengan macam-macam kegiatan yang berciri kemeriahan, seperti: tiup terompet, nyalakan kembang api dan petasan, tak jarang kemudian dilanjutkan dengan convoy kendaraan oleh orang-orang muda. Begitulah biasanya, kecuali pada

Kunjungan Misionaris

Setiap kali para misionaris yang sudah berkarya di lapangan mengunjungi komunitas formasi, para frater dan bruder yang masih dalam masa pendidikan menerima tambahan semangat kerasulan dan relevansi pengolahan diri/studi mereka dengan upaya-upaya para misionaris OMI untuk menjawab kebutuhan Gereja dan masyarakat, terutama untuk melayani yang tak terlayani yaitu kaum miskin yang menjadi prioritas pelayanan para