DOA NOVENA PANGGILAN OBLAT (HARI KEDELAPAN-28 MEI)

“Ketersembunyian” Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Santo Lukas Lukas 2,40;52; 3,23 Anak itu bertambah besar  dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya. [….] Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.[…..] Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun.

DOA NOVENA PANGGILAN OBLAT (HARI KETUJUH-27 MEI)

“Bekerja Bagi Kerajaan Allah“ Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Santo Yohanes (Yoh 4: 31-38) Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: “Rabi, makanlah.” Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal.” Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: “Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?” Kata Yesus

DOA NOVENA PANGGILAN OBLAT (HARI KEENAM-26 MEI)

“Keberanian yang Kreatif“ Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Santo Yohanes (Yoh 6: 4-9) Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat. Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia kepada Filipus: “Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan?” Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia,

DOA NOVENA PANGGILAN OBLAT (HARI KEEMPAT-24 MEI)

“Ketaatan” Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Santo Matius Matius 1: 20-21, 24-25 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan

DOA NOVENA PANGGILAN OBLAT (HARI KETIGA-23 MEI)

“Kelembutan” Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Santo Lukas (Lukas 15:11-14;17-24) Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu