BUKAN SEMBARANG OLAHRAGA…

Oleh: Komsos Seminari Tinggi OMI

Para Seminaris Yuniorat OMI – Cilacap

BUKAN OLAHRAGA SEMBARANG OLAHRAGA, OLAHRAGA INI MULTI TUJUAN. Beberapa tujuan di antaranya adalah menjaga kesehatan, meningkatkan semangat sportivitas, melatih kreativitas dan dinamika kelompok. Demikianlah di saat beberapa Seminari Menengah lainnya memilih untuk meliburkan para seminarisnya karena situasi pandemi, Seminari Menengah Beato Mario Borzaga (Yuniorat OMI) Cilacap tetap melaksanakan aktivitasnya: membuat film pendek, menulis artikel, latihan kepemimpinan, olahraga bersama, dan tentu saja olahrohani seperti : meditasi, ekaristi, rosario, bimbingan rohani, dst.

Pertandingan berhadiah diselenggarakan oleh Bidel Olahraga

Menjadi sehat dan menjaga kesehatan sangatlah penting bagi para (calon) misionaris. Para seminaris ini diajak oleh para formator (pembimbing) untuk menyadari hal ini sejak dini. Kadang kala secara bergurau sering dilontarkan, “Makan minum urusan kita, sakit urusan dokter..”. Ternyata masalahnya tidak sesederhana itu. Jika ada seorang imam saja yang sakit karena mungkin tidak menjaga pola hidup sehat, yang pusing bukan hanya dokter, tetapi juga komunitasnya terutama Provinsialnya. Provinsial mesti mencarikan pengganti imam yang sedang sakit itu supaya pelayanan kepada umat dapat tetap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Menjaga kesehatan pribadi kemudian sungguh dirasakan menjadi tanggungjawab bersama. Tidak boleh egois dengan mengabaikan pola hidup yang sehat.

“Mengusahakan kesehatan itu mengandaikan kesadaran pribadi dan sekaligus merupakan tanggungjawab bersama. Semuanya demi terlaksananya pelayanan yang baik bagi umat…”

Rm. Antonius Widiatmoko, OMI (2021)
Dua bidel olahraga

Bidel Olahraga Seminari Menengah Cilacap mencanangkan macam-macam perlombaan dengan iming-iming hadiah bagi para pemenangnya (biasanya berupa snack yang pada akhirnya tetap bisa dinikmati oleh baik yang menang maupun yang kalah). “Menang kalah gak masalah. Itu biasa dalam olahraga. Yang penting keluar keringat dan tetap sehat. Latihan menerima kekalahan baik juga…”, demikianlah ungkap salah seorang seminaris saat diwawancari secara dadakan.

Bidel Umum Seminari dan Rm. Aloysius Wahyu Nugroho, OMI (Direktur)

Rm. Aloysius Wahyu Nugroho, OMI (Direktur Seminari Menengah Cilacap) mengatakan bahwa kegiatan olahraga ini menjadi ajang kreativitas kebidelan olahraga, selain itu juga memupuk rasa kekompakan dan persaudaraan. “Saya sungguh mendorong para seminaris untuk menemukan terobosan-terobosan baru pastoral dalam setiap kebidelan/tanggungjawab mereka. Kompetisi olahraga antar seminaris ini salah satu yang hal yang mereka putuskan. Semoga saatnya nanti menjadi misionaris dengan tanggungjawab yang lebih besar mereka sudah terbiasa untuk selalu menemukan terobosan-terobosan pastoral bagi umat”, ungkap Rm. Wahyu, OMI.