BERSAHABAT DENGAN KAMBING

Chris Lanang (pranovis OMI) dan kambingnya

Paus ajak setiap orang untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan lewat ensiklik ‘Laudato Si’. Itu sebabnya edukasi tentang lingkungan menjadi unsur penting dalam pendidikan calon imam Katolik.

Dukungan Gereja terhadap pelestarian lingkungan digaungkan oleh Paus Fransiskus. Lewat ensiklik Laudato Si’, Paus mengajak setiap orang untuk mengambil tindakan sederhana. Kongregasi Misionaris Oblat Maria Imakulata (OMI), salah satu tarekat yang menjadi bagian Gereja universal menunjukkan dukungannya mulai dari program pendidikan awalnya, pranovisiat.

Pranovisiat OMI bertujuan untuk memperkuat aspek kemanusiaan setiap anggotanya. Salah satu kualitas yang masuk di dalamnya adalah cinta lingkungan. Hal ini dapat dikembangkan melalui tanggung jawab untuk memelihara ternak kambing.

Bruder Rizki (24th) selaku pembimbing pranovis OMI 2020/2021 mengungkapkan, “memelihara kambing adalah latihan paling nyata untuk menumbuhkan cinta lingkungan“. Ia melanjutkan perhatian OMI terhadap lingkungan hidup harus mulai dicicipi sejak pendidikan awal.

Untuk pemeliharaan kambing, para pranovis dibantu oleh karyawan Seminari Tinggi OMI, Yogyakarta. “Kami selalu membantu mencarikan pakan kambing ketika para pranovis berhalangan untuk melakukan tugas tersebut” ujar Mas Atuk (37th) salah satu karyawan.

Lingkungan Seminari Tinggi OMI sangat mendukung untuk pemeliharaan ternak kambing. Terdapat berbagai pohon sebagai sumber pakan kambing. Selain itu, kebun yang cukup luas menjadi tempat para pranovis menggembalakan kambing. Pemeliharaan ternak kambing dilakukan secara bersama-sama dengan satu koordinator yang mengepalainya.

Bayo (19th) koordinator pemeliharaan ternak kambing mengatakan pemberian pakan dilakukan pagi dan sore. Kegiatan rutin tersebut dilakukan secara bergantian setiap harinnya. “Memelihara ternak kambing saya lakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan” ucapnya.

Selain ternak kambing, para pranovis juga memelihara dua jenis ikan konsumsi, yaitu patin dan gurame. Selain itu, pranovis juga bertanggung jawab terhadap salah satu kebun di seminari. Bertanam menjadi salah satu kegiatan sederhana untuk mendukung ajakan Paus di atas. Mereka memiliki visi yang luar biasa untuk memelihara ternak dan tanaman yang dipercayakan. Ke depannya, mereka ingin mengembangkan pertanian dan peternakan untuk memberi lapangan pekerjaan bagi orang miskin.

Fr. Thomas Brian Wicart, OMI