BELAJAR DARI BERKEBUN

Oleh: Benedictus Gerald dan Aven Ladjar  (Yuniores KPP di Seminari Menengah Yuniorat OMI Beato Mario Borzaga, Cilacap) 

Para Yuniores sedang berkebun bersama Rm. Wahyu

Haloo teman-teman……., siapa nih di antara kita yang sering merasa bosan? seolah-olah tidak ada kerjaan yang bisa kita lakukan, yah… kalo istilah sekarang ”gabut”. Eitsss…, sebenarnya banyak lo pekerjaan yang bermanfaat dan bisa kita lakukan untuk mengisi waktu luang kita, salah satunya adalah berkebun. Kami, para yuniores di ajak oleh direktur kami Rm. Wahyu, OMI untuk bisa memanfaatkan waktu kami sebaik-baiknya, salah satunya dengan cara berkebun.

Terkadang, bagi sebagian besar orang, berkebun justru merupakan hal yang membosankan. Padahal, sebenarnya berkebun banyak memberikan manfaat bagi kita loh. Salah satunya adalah dapat melatih kerjasama dan kebersamaan kita. Tentu, sebagai seminaris, kami perlu untuk meningkatkan dinamika persaudaraan kami sehingga kami dapat merasa bahagia tinggal di dalam satu komunitas. Dengan adanya kegiatan berkebun, kami dapat bekerja bersama-sama untuk menanam tanaman yang bermanfaat bagi kami. Berbagai tanaman yang kami tanam contohnya kangkung, sayur kol, daun kemangi, cabe, tomat, terong, dan lain lain.

Dari segi geografis,berkebun dapat memberikan manfaat yang besar bagi keberlangsungan hidup ekosistem alam. Berkebun dapat memperindah lingkungan tempat kita tinggal, menjaga kesuburan tanah,dan memberikan udara bersih dari hasil fotosintesis tumbuhan. Nggak Cuma itu, dengan berkebun kita juga bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan makanan loh. Hasil panenan dari sayur-mayur dapat kita konsumsi sendiri. Jadi, orang tua kita tidak perlu membelinya dari pasar.

Nahh….maka dari itu, penting bagi kita untuk menyadari, tindakan apa yang bermanfaat bagi kita untuk mengisi waktu luang kita, agar hidup kita dapat semakin berarti. God bless you gaisssss.